Daya Matematika

Daya Matematika adalah . . . . . .

Mathematical Attitude

Mathematical Attitude adalah . . . . . .

Mathematical Content

Mathematical Method Content adalah . . . . . . .

Mathemtical Method

Mathematical Method adalah . . . . . . .

Tampilkan postingan dengan label Profil Dosen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil Dosen. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Maret 2016

Profi Phytagoras

Lahir di Samos, sebuah pulau kecil di timur Yunani dari seorang pedagang batu mulia bernama Mnesarchus, Pythagoras banyak dikaitkan dengan Pythian Apollo. Namanya sendiri berarti “Pythian yang Jujur”. Bahkan sebelum lahir pun, Pythagoras telah diprediksi untuk menjadi seorang figur yang akan membawa perubahan dan mampu memberikan hal yang terbaik bagi umat manusia. Walaupun tidak ada bukti akan siapa ibu dari Pythagoras, ahli mengatakan kalau ibunya bernama Pythais, menjelaskan kenapa anaknya dinamai Pythagoras. Pythagoras kecil tumbuh dengan didikan sejumlah guru dan filsuf, dengan berbagai bahasa dan sumber seperti, kebudayaan Mesir kuno, Oriental, maupun Yunani sendiri.

Sejak masih muda, Pythagoras telah berkelana sepanjang benua, mengunjungi negara-negara seperti Mesir, Arab, Babylon, dan bahkan India dengan tujuan mengumpulkan ilmu pengetahuan yang berbeda-beda. Banyak tokoh-tokoh Yunani lain, seperti Heraclitus maupun Plutarch, yang menyebutkan bahwa pengetahuan yang diterima oleh Pythagoras sangatlah beragam dan tidak ada yang tahu seberapa besar ilmu yang diperolehnya selama perjalanan tersebut.

Selama hidupnya, Pythagoras telah menemukan sejumlah temuan sains maupun matematika yang menjadi kontribusi besarnya dalam dunia ilmu pengetahuan. Salah satu temuannya yang paling terkenal adalah Theorema Pythagoras yang hingga kini masih digunakan dan relevan dalam dunia ilmu pendidikan terutama matematika. Selain dalam dunia pengetahuan alam dan eksakta, Pythagoras juga menemukan sejumlah elemen penting dalam bidang-bidang seperti musik, astronomi, dan pengobatan. Pythagoras juga dikenal sebagai figur yang religius, mempraktikkan sejumlah ritual maupun upacara yang membuatnya menjadi sosok yang banyak dituakan di masyarakat Yunani pada masanya.
       
Pythagoras pindah ke Croton, yang sekarang merupakan Italia, akibat tekanan dari rezim tiran Polycrates di Samos yang menyebabkannya kesulitan mempraktekan ajarannya. Pythagoras membawa perubahan yang besar pada keadaan masyarakat Croton. Kemajuan Croton menyebabkan perpecahan dengan kota tetangga, Sybaris. Selama perang, Pythagoras melarikan diri, namun tidak ada informasi jelas akan kemana Pythagoras pergi. 

Nasib terakhir dari Pythagoras sendiri tidak ada yang tahu. Ada yang mengatakan penemu dan filsuf ini lari ke Tarentum dan ada yang mengatakan bahwa dia mengungsi ke Metapontum. Selama hidupnya, Pythagoras menikah dengan wanita asal Croton, Theano dan memiliki satu putra, Telauges, dan tiga putri, Damo, Arignote, dan Myia.

Kamis, 02 April 2015

Profil Dr. Elly Susanti, S.Pd., M.Pd

Sekilas tentang Dr. Elly Susanti, S.Pd., M.Pd

Dr. Elly Susanti, S.Pd., M.Pd. adalah salah satu dosen Pendidikan Matematika FKIP Unsri kelahiran Palembang, 29 september 1980 Beliau adalah tipe dosen yang luar biasa ia selalu bisa menginspirasi para mahasiswa dengan umurnya yang masih tergolong muda ia sudah mampu menyandang gelar Dr.

Profil Prof. Dr. H. Zulkardi, M. I. Komp., M. Sc


Sekilas tentang Prof. Dr. H. Zulkardi, M. I. Komp., M. Sc

Prof. Dr. H. Zulkardi, M. I. Komp., M. Sc. adalah seorang Guru Besar Pendidikan Matematika di Universitas Sriwijaya yang sangat inovatif dan bersahabat. Riwayat Pendidikan Tinggi beliau dimulai Pada tahun 1980 – 1984, beliau menempuh studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNSRI pada program studi Pendidikan Matematika. Selanjutnya, pada tahun 1986, beliau diangkat menjadi Dosen di FKIP UNSRI.